Terbaru

Contributors

Kira-Kira, Apa Oleh-Oleh Tretan Jokowi saat Berkunjung ke Madura?



Syafiqurrahmandosen Instika Sumenep

Ir. H. Joko Widodo atau yang lebih akrab disapa Jokowi  (Presiden RI ke-7) akan mendatangi Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep pada 8 Oktober 2017. Itulah informasi yang kini santer di media sosial dan di kalangan masyarakat Sumenep. Dikabarkan juga, Jokowi akan mendatangi beberapa tempat di Kabupaten Sumenep.

Tanda-tanda kedatangan itu semakin terlihat dengan berbagai persiapan sudah atau sedang dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Annuqayah, tim protokoler kepresidenan, dan pemerintah Kabupaten Sumenep. Mulai dari perbaikan jalan menuju Annuqayah seperti pengasapalan dan pemotongan ranting pohon, hingga standarisasi nasional gedung Aula Assyarqawi sebagai tempat acara.

Selamat Datang Tretan!
Penulis mengucapkan, selamat datang kepada Bapak Jokowi. Apapun alasan dan agenda Jokowi mendatangi Kabupaten Sumenep, khususnya Annuqayah, adalah kebahagiaan dan kebanggaan bagi masyarakat Sumenep. Betapa tidak, orang nomor satu di Republik ini bersedia bertamu kepada masyarakat Sumenep, daerah paling ujung timur Pulau Madura. Bahkan, bila menyimak tulisan Abdul Wajid Muntaqa di Voila yang berjudul, ”Presiden Jokowi adalah Orang Madura", penulis merasa, kedatangan Jokowi seperti akan kehadiran saudara sendiri.

Memang, Jokowi bukanlah warga dan bukan keturunan orang Madura. Namun, Wajid menghadirkannya seperti sosok orang Madura dilihat dari, Pertama, nama Jokowi mirip dengan Joko Tole dan Joko Tarup. Kedua, Jokowi diawal kepemimpinannya, lebih fokus pada pembangunan infastruktur, khususnya sarana transportasi. Bagi orang Madura, pemerintah dianggap sukses, salah satunya, mampu membuat jalur transportasi “mulus”; tidak ada jalan berlubang. Ketiga, selalu melakukan doa bersama kiai dan ulama. Keempat, ia suka memakai sarung. Empat poin tersebut, kata Wajid, “’Madura’ sekali”.

Barangkali ini penting diketahui oleh Jokowi tentang kemiripan-kemiripan dalam dirinya dengan kehidupan masyarakat Madura, sehingga ia menjadi lebih dekat dan akrab.  Agar ia juga merasa bahwa mendatangi atau berkunjung ke masyarakat Sumenep seperti akan bertamu ke saudaranya sendiri atas dasar kemiripan-kemiripan itu. Berkunjung atau bertamu atas nama tugas negara yang disertai sepirit persaudaraan yang dalam istilah orang Madura, sataretanan, tentu hasilnya akan berbeda.

Permintaan Oleh-Oleh untuk Jokowi
Kebiasaan orang Madura, kalau bersilaturrahim atau mengunjungi tentangga, saudara atau kerabat, membawa oleh-oleh yang banyak. Itu artinya, masyarakat Madura, khususnya di Sumenep, suka berbagi. Ini dikuatkan juga dengan adanya tradisi ter ater, tradisi berbagi sesuatu, seperti makanan dan lain sebagainya. Dengan kata lain, kedekatan Pak Jokowi dengan masyarakat Madura, salah satunya akan dapat dilihat dari sebanyak apa membawa oleh-oleh kepada masyarakat Sumenep.

Orang banyak bertanya-tanya, kira-kira Pak Jokowi akan bawa oleh-oleh apa ke Sumenep khususnya Annuqayah? Masyarakat Sumenep tentu memiliki sejuta harapan atas kedatangan Presiden Jokowi. Karenanya, kalau kemudian ditawarkan kepada masyarakat Sumenep, tentu akan banyak permintaan, mulai dari peningkatan kesejahteraan sampai pada penyelesaian berbagai persoalan yang saat ini menimpa masyarakat Sumenep.

Sebagai salah satu contoh, angka kemiskinan masih cukup tinggi, yaitu di angka 20,49 persen. Angka itu bersebrangan dengan kondisi Kabupaten Sumenep yang kaya akan potensi: pertanian, migas, pariwisata, kelautan, dan lain sebagainya. Atas kedatangan Presiden RI ke-7 ini, tentu diharapakan membawa angin segar untuk memanfaatkan berbagai potensi tersebut pada penyelesaian kemiskinan.

Masih banyak persoalan lain yang mesti segera diselesaikan karena selalu menjadi isu hangat di masyarakat oleh sebab dianggap terjadi ketimpangan, seperti masalah pengelolaan pariwisata yang amburadul dan persoalan alih fungsi lahan pertanian ke tambak udang di daerah pesisir timur dan utara Kabupaten Sumenep yang selalu mengundang kontroversial dari berbagai kalangan karena dianggap banyak persoalan. Kedatangan Jokowi, adalah harapan bagi masyarakat untuk membawa segudang penyelesaian terhadap berbagai persoalan.
______________
Gambar: tirto.id