Terbaru

Contributors

Mahfud MD: Gerakan Suluh Kebangsaan Bukan Kegiatan Politik Praktis



Prof  Dr. Mahfud MD., Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan menegaskan bahwa gerakan yang dilakukan sama sekali bukan kegiatan politik praktis atau politik rendahan. Gerakan Suluh Kebangsaan kalaupun disebut sebagai kegiatan politik, adalah gerakan politik tinggi (high politik).

Sebagai gerakan politik tingkat tinggi, yang ingin diwujudkan adalah lestarinya kemajemukan di Indonesia. Indonesia menurutnya adalah negara yang majemuk. Kemerdekaan Indonesia diperoleh melalui perjuangan seluruh bangsa Indonesia, yakni dengan bersatunya semua kelompok yang berbeda di tanah air.

Karenanya gerakan kebangsaan saat ini diperlukan sebagai bagian dari merawat Indonesia. Ia tidak ingin Indonesia seperti Suriah maupun Irak yang saat ini porak poranda. 

Melihat kondisi Indonesia dalam 2 kali pilpres, ia mengkhawatirkan terkoyaknya toleransi di Indonesia. Padahal menurutnya dulu Indonesia tidak begitu. Namun, gara-gara pilpres, internal pemeluk agama diadu domba, hingga akhirnya berpotensi terjadinya perang saudara seperti di Suriah dan Irak. Hal ini bukan tidak mungkin apabila didukung oleh pemegang kekuasaan.

Terkait Pemilu ia berpesan agar orang-orang memilih sesuai dengan hati nuraninya. Bisa pula dengan meminta pendapat dari tokoh-tokoh di Madura. Yang terpenting menurutnya jangan sampai golput. Karena siapapun yang terpilih,ia tetap akan menjadi pemimpin walaupun kita tidak memilihnya.

Sementara itu, kegiatan Suluh Kebangsaan ini merapakan kegiatan yang ketujuhkalinya. Kegiatan kali ini sengaja diletakkan di Madura karena Madura dikenal sebagai daerah yang toleran. Peserta sengaja dipilih secara terbatas karena memang yang diundang adalah petromaks atau tokoh yang sekiranya bisa memberikan pencerahan tentang tema yang dipilih, yakni Mengembangkan Budaya Toleran ala Masyarakat Madura.[]
 
 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar